SEMARANG – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Risalah UIN Walisongo Semarang. Sukses menggelar acara Orientasi Dasar Ilmu Tilawah Al-Quran Sains dan Teknologi (Orditas) pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 26-27 September 2025 bertempat di Masjid Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Acara ini diselenggarakan oleh UKM LDK Risalah sebagai ajang pengenalan mendalam sekaligus ruang bertumbuh bagi calon anggota baru (Genris 26) mengenai berbagai bidang keilmuan Al-Qur'an dan seni Islam.
Foto bersama Orditas 2026
Selama dua hari penuh, ORDITAS 2026 dikemas secara interaktif dan menyenangkan untuk membekali para kader baru dengan beragam wawasan keagamaan serta keorganisasian. Rangkaian materi yang disajikan mencakup enam bidang utama, antara lain seni Kaligrafi bersama Mba Yumaysila Nur Hidayah, seni Tilawah dan Olah Vokal bersama Mas Bagus Setiawan, S.Pd., serta penanaman nilai keorganisasian melalui Sejarah Risalah yang dibawakan oleh Mas Ivvan. Tak hanya itu, peserta juga dibekali materi Da'i dari Mba Malikhatul Ibriza, keahlian musik Islami Rebana oleh Mas Mahmud Fadzakir, serta Sosialisasi Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Arofah yang dipaparkan oleh Mas M. Nahdudin, S.Kom.
Foto bersama dengan pemateri
Aspek menarik yang membuat ORDITAS tahun ini terasa spesial dan amat berkesan bagi para peserta adalah adanya sesi follow-up berupa praktik langsung segera setelah penyampaian materi kelas. Sesi bimbingan interaktif ini memberikan ruang terbuka bagi peserta untuk mempraktikkan teori yang telah didapat, menguji keterampilan awal, serta berdiskusi hangat didampingi oleh para pemateri dan mentor berpengalaman. Pendekatan ini dinilai sangat efektif untuk mentransfer ilmu secara nyata sekaligus memicu antusiasme belajar sejak awal bergabung.
Menanggapi kelancaran dan suksesnya agenda ini, Hamid Abdul Majid selaku Ketua Umum UKM LDK Risalah menyampaikan apresiasi serta harapannya bagi keberlanjutan proses para anggota baru. Melalui pelaksanaan ORDITAS 2026, pihak kepengurusan berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pembinaan awal yang optimal dalam menjaring minat, bakat, serta potensi terbaik yang dimiliki oleh setiap kader Genris 26.
Keseruan di hari kedua diawali dengan kegiatan olahraga pagi bersama yang menyegarkan suasana sebelum melangkah ke sesi keilmuan berikutnya. Setelah seluruh rangkaian materi selesai, suasana berubah menjadi hangat saat peserta berkumpul untuk bermusyawarah menentukan nakhoda baru hingga terpilihnya ketua angkatan Genris 26.
Foto Ketua dan Wakil Ketua Genris 2026
Sebagai puncak dari seluruh rangkaian acara, kegiatan ditutup secara sakral melalui prosesi pembaiatan didepan Masjid Kampus 3. Dengan diucapkannya janji kebersamaan tersebut, para peserta secara resmi dinyatakan diterima menjadi bagian dari keluarga besar UKM LDK Risalah UIN Walisongo Semarang. ORDITAS 2026 diharapkan bukan sekadar acara seremonial orientasi biasa, melainkan menjadi gerbang awal bagi mahasiswa untuk mengasah potensi diri, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan tumbuh menjadi generasi muda yang berkarakter Qur'ani serta berwawasan sains dan teknologi.
Penulis: Ulfaturrohmah
Komentar
Posting Komentar